Kumpulan Lagu: Puisi Sang Cinta




Di sebuah pagi yang indah, sang pemuda berbisik untuk dibuatkan sebuah lagi cinta. Sang walipun menuliskan lagu cinta pertamanya:

Lagu Puisi Cinta

Kutuliskan puisi cinta.
Puisi yang indah dan tertata.
Untuk mata indah yang tajam.
Menusuk ke jiwa terdalam.

Jangan terbawa rasa.
Nanti kecewa.
Wujudkan cinta.
Apa adanya.

Sirami dengan hati.
Pupuk dengan jiwa.
Agar gelora asmara.
Tetap bersama.

Buka pintu hati.
Agar sang hati menari.
Buka pintu jiwa.
Agar sang jiwa berdendang.

Bersama meraih cinta.
Tuk hidup penuh cita.
Bersama jalan bersama.
Meniti jalan cinta.





Cinta Pertama dan Akhir.

Dia tak mengenal cinta.
Cintalah yang mencarinya.
Hingga engkau ditemukan.
Tergeletak, tak berdaya.

Cintanya bukan cinta biasa.
Cinta yang lama tersimpan dan dijaga.
Kemurniannya terus dirawat.
Agar bersinar dan memancar.

Dari langit.
Hingga ke ujung jiwa.

Wajahmu bagai cahaya.
Cahaya yang menerangi semesta.
Menutupi kabut dan noda.
Memecah kesunyian.

Tampil percaya.
Melayani dan saling membutuhkan.

Pandangan selalu indah.
Bagai cahaya bulan merekah.
Bagai mentari di pegunungan.

Senyum cerah.
Membuka pagi menjadi indah.
Membuka hadiah yang selalu ceria.
Laksana bidadari yang bermata indah.

Terbukalah hati.
Yang menutupi selama ini.
Gelap menjadi terang.
Sunyi menjadi riang.

Kutitipkan cinta.
Untuk kau bawa dalam rindu.
Hingga waktu mencari.
Mencari sang pemilik.






Menemani Sang Cinta

Menemani mencapai sang cinta.
Bahagia tak berujung.
Lestari dan jaga sang cinta.
Karena dia putih dan suci.

Laksana cahaya diatas cahaya.
Laksana senyum diatas senyuman.

Mata laksana air yang memancar.
Memancar ke semesta.
Hingga jalan tak berujung.

Disitulah, jalan yang kau cari.
Berhenti, dan sadarkan diri.

Karena waktu, tak akan berhenti.
Habis diserap hari.
Entah kau pakai, ataupun dibuang.

Teruslah melangkah bersama.
Sampai waktu memisahkan cinta.






CINTAMU SELALU KUNANTI

Pagi yang sejuk
Memeluk diri
Pagi yang berembun
Menyelimuti hati

Senyummu selalu kunanti
Tawamu selalu kuimpi
Ceriamu menghiasi hari
Cintamu selalu kunanti

Cintamu yang putih
Bersemi dalam hati
Memeluk diri
Sampai kini dan nanti

Kecup dikening
Membuat terhening
Maksud hati memberi
Semua cinta dihati

Tak kan kulepas lagi
Cinta yang suci
Hingga waktu terhenti
Hingga akhir nanti




TOP POST THIS MONTH

About The Blog - PRAKATA

Kutipan Motivasi Terbaik dalam Al Quran dan Al Hadist

Tempat Wisata Sehari di BSD City Serpong

Kumpulan Puisi Karya Asrulsani Abu

50 Kata Mutiara dan Motivasi dari Tokoh Dunia

Cara Memilih Rumah Tinggal di BSD

Inspiring Quote: Temani, Kasihi dan Dukung

Kata Mutiara & Motivasi Tokoh Dunia Asrul Sani Abu

Asrulsani Abu The Autobiography

Catatan Perjalanan ROAD TO MAKASSAR "The 7 Awareness Leadership Training"