Manajemen Kebahagiaan "The Happiness Management"



Bagaimana caranya mengelola kehidupan yang penuh dengan masalah ini menjadi kehidupan yang membahagiakan kita?...

Dimulai dengan pertanyaan inilah saya mulai membuka-buka pelajaran tentang Manajemen yang dulu saya pelajari sewaktu masih kuliah dulu.

Pertanyaan-pertanyaan yang selalu hadir, dengan tiba-tiba selalu ada dalam batin dan fikiran saya.

Lalu perlahan-lahan setiap malam memberikan berbagai masukan-masukan yang entah darimana asalnya tiba-tiba muncul saja dalam fikiran, dalam hati dan dalam jiwa saya.

Sejak itulah saya memulai menulis dan membagikan tentang Manajemen Kebahagiaan yang ternyata sangat dicari dan dibutuhkan terutama oleh diri saya pribadi, kerabat dan orang lain.

Maka dimulailah sebuah perjalanan menuju Surga Allah dengan menggunakan ilmu Manajemen yang semoga jika hal ini bermanfaat buat diri saya pribadi semoga demikian juga dapat memberi manfaat bagi orang-orang yang membutuhkannya.

Manajemen berarti mengelola dalam artian yang utuh merupakan sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan untuk mencapai TARGET secara EFEKTIF dan EFISIEN.

Jadi intinya adalah sebuh PROSES PENGELOLAAN mencapai TARGET-TARGET kehidupan kita secara EFEKTIF dan EFISIEN.

Nah...

Dalam setiap kehidupan kita, tentunya ada TARGET-TARGET yang ingin kita raih. Dan pada umumnya hakekatnya manusia menginginkan kebahagiaan dalam hidupnya baik didunia maupun diakhirat kelak.

Namun dalam mencapai proses kebahagiaan ternyata tidak semudah yang dibayangkan karena tidak adanya ilmu yang diajarkan di sekolah maupun di bangku kuliah bagaimana memperoleh kebahagiaan itu.

Kita masih diajarkan tahapan-tahapan dasar dalam mencapai kebahagiaan materi. Seperti bagaimana belajar Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Ekonomi, Manajemen Wirausaha dan Manajemen-manajemen lainnya yang semuanya sebenarnya bertujuan untuk mengangkat harkat kita sebagai manusia selama berada di dunia.

Lalu bagaimana jika kita sudah banyak belajar dalam ilmu meraih dunia namun ternyata ilmu-ilmu tadi tidak mampu mengantarkan kita ke tempat target utama kita yaitu Surga yang diperuntukkan bagi setiap manusia?...

Pertanyaan saya, bagaimana caranya agar segala yang kita lakukan setiap hari mampu mengantarkan kita ke pintu surga?...

Lalu apakah semua yang telah kita usahakan selama ini telah membuat kita bahagia?...

Apakah semua yang telah kita dapatkan di dunia dapat memberikan sebuah "Asset Sejati" yang memberikan amalan terus menerus bahkan saat kita telah tiada di dunia?....

Saya melihat begitu banyak kerabat dan orang-orang lainnya terjebak dengan pencarian kebahagiaan. Mereka seakan tenggelam dan tidak mampu bangkit dari keterpurukan dan arus yang selalu menyeret mereka semakin jauh dari kebahagiaan yang mereka cari.

Jebakan-jebakan maut ini telah memakan banyak jiwa dan perasaan. Begitu banyak orang baik muda maupun yang tua telah terkorbankan sia-sia karena ulah segelintir orang yang salah dalam manajemen hidupnya.

Berapa banyak orang tua yang mengorbankan kehidupan dirinya dan anak-anaknya karena ketidak pahaman dalam Manajemen Kebahagiaan?...

Saat ini sedang tersesat dan tenggelam dan membutuhkan bantuan agar mereka dapat keluar dari keadaan yang menderitakan?


Orang-orang yang terjebak dalam jebakan kehidupan yang bernama PRP Life Trap akan sulit keluar dari lingkaran ini jika tidak mampu cepat mengeluarkan diri dari jebakan ini. Jebakan ini banyak kita temui sehari-hari seperti Possession Trap yang menjebak kita dalam kepemilikan. 

Kita selalu ingin memiliki apa saja padahal semua kepemilikan adalah milik Allah. Bahayanya jika kita tidak menyadarinya bisa berakibat pada kesombongan. 

Begitu juga jebakan Relation Trap banyak yang terjebak pada Hubungan-hubungan yang tidak baik dan tidak menguntungkan yang pada akhirnya akan merugikan diri kita dan orang-orang yang kita sayangi. 

Yang terakhir adalah jebakan Position atau jebakan jabatan atau kedudukan. Position Trap berbahaya karena juga dapat merugikan diri kita jika kita tidak menyadarinya. Untuk itulah dibutuhkan kesadaran diri yang tinggi bahwa semua ini adalah milikNya sehingga kita tidak terbelenggu oleh jebakan-jebakan ini dan hidup bebas ikhlas dalam setiap saat.

Ilmu yang mengajarkan tentang Manajemen Kebahagiaan bagi setiap manusia yang ingin memperoleh proses perjalanan hidup yang lebih baik dan membahagiakan diri sendiri, keluarga dan orang-orang di sekitarnya sangatlah mendesak.

Manajemen Kebahagiaan memberikan ilmu tentang pengelolaan Body, Mind, Heart and Soul agar kita dapat mencapai target-target kehidupan kita secara efektif dan efisien sehingga pada akhirnya kita mampu kembali ke Surga Allah sesuai dengan tujuan Allah SWT.

Untuk memudahkan kita dalam memahami dan mengaplikasikannya maka saya membuat rumusan sederhananya sebagai berikut:



Dimana, S untuk Soul Management, H untuk Heart Management, M untuk Mind Management. Pengelolaan yang paling utama dimulai dari dalam diri sendiri dulu yaitu SHM. Lalu dilanjutkan pada pengelolaan fisik yaitu Body Management (B) dan Universe Management (U). Gabungan dari kondisi non fisik/untouchable (SHM) dan fisik/touchable (BU) menghasilkan Happiness Management (HM).


Aplikasi Manajemen Kebahagiaan cukup simple dan praktis
Cukup mengelola "Main Mind" dan perhatikan hasilnya...


Cara praktis dan hebat dalam mengelola kebahagiaan adalah mengelola masalah menjadi anugrahNya.

Jika masalah/ujian datang bersyukurlah…Karena dengan bersyukur justru kenikmatan (kebahagiaan) yang akan hadir.

Jika hari ini kita dilanda masalah ucapkan inna lillahi wa inna ilaihi (segala sesuatu dikembalikan kepada Allah) dan bersyukurlah karena kita masih diberi kehidupan…


Jika hari ini kita merasa bosan, bersyukurlah karena masih banyak orang yang tidak merasakan bosan lagi karena sudah meninggal dunia.


Jika hari ini kita terjebak dalam kemacetan, bersyukurlah karena masih banyak orang desa yang merasakan keistimewaan sebuah kemacetan jalan.


Jika hari ini kendaraan kita rusak, bersyukurlah karena masih banyak orang yang belum pernah merasakan memiliki kendaraan dan harus berjalan kaki.


Jika hari ini tidak ada makanan yang bisa dimakan, bersyukurlah kita masih bisa merasakan nikmatnya kesehatan.


Jika hari ini kita disakiti atau dihina, bersyukurlah bahwa orang yang menyakiti orang lain bukanlah diri kita sendiri.


Jika hari ini ada yang meminta bantuan, bersyukurlah orang yang datang itu bukanlah Anda.


Jika memang kita ditakdirkan akan jatuh berdoalah agar kita jatuh di tempat yang empuk dan aman.


Jika memang dalam setiap bisnis itu ada yang namanya bangkrut berdoalah agar kebangkrutan itu justru membawa keberuntungan yang lebih besar.


Jika hari ini hujan dan badai, bersyukurlah masih ada matahari yang terus bersinar.


Jika Henry Ford pemilik pabrik mobil pernah gagal dalam bisnis dan bangkrut sebanyak 5 kali bersyukurlah Anda masih bisa sukses.


Jika Jusuf Kalla bahkan pernah bisnis barbershop dan juga bangkrut di tahun pertamanya. Bersyukurlah bahwa orang yang memiliki keahlian dalam bisnis dan politikpun bisa bangkrut.


Jika Dale Carnegie penulis dan motivator hebat bahkan pernah berniat bunuh diri karena kecewa dan berniat untuk terjun ke sungai. Bersyukurlah jika anda pernah mau bunuh diri karena kecewa Anda punya kesempatan untuk menjadi orang hebat.


Jika banyak ahli dan pakar dimasanya mengomentari usaha Thomas Alfa Edison (penemu lampu listrik) sebagai tidak bernilai untuk diperhatikan. Bersyukurlah jika usaha anda tidak ada yang memperhatikan karena suatu hari usaha anda akan banyak yang memperhatikan juga.


Jika ide hebat tentang film Star Wars pernah ditolak oleh semua perusahaan film. Kemudian justru film tersebut menjadi film paling laku sepanjang masa. Bersyukurlah jika ide anda ditolak oleh orang lain karena Anda punya kesempatan untuk membuktikan kehebatan ide hebat Anda.


Jika orang-orang akan lelah memandangi kotak kayu setiap malam (sebuah komentar tentang peluncuran sebuah TV di tahun 1946), namun bahkan setiap orang di dunia justru menonton TV maka jangan risau dengan komentar negate orang lain.


Lebih baik kita bermimpi dan mencoba kemudian gagal, daripada tidak melakukan apa-apa dan langsung sukses.


Lebih baik kita sakit hati, sedih dan menderita dan mampu bangkit lagi dengan bahagia, daripada langsung bahagia dengan berbagai kegemerlapan duniawi.


Jika bingung dengan banyak kata-kata yang harus diingat. Ingatlah tiga kata ajaib ini saja. Gunakan saja “Magic Words” yaitu: Terima kasih (jika diberi sesuatu), tolong (jika meminta diberi sesuatu) dan maaf (jika merugikan atau telah berbuat salah).


Jika sedang berpikiran negative tetaplah berpositive thinking terhadap apapun karena tetap positif memberikan efek positif dan kebaikan bagi diri kita sendiri.


Jika kita sulit untuk merubah orang lain, maka lebih mudah merubah diri kita dan perubahan justru mulai terjadi bagi orang lain.


Dan jika kita bisa merubah diri kita jalan merubah dunia jauh lebih mudah.


Jika hari ini Anda berjuang ingatlah “Kekuatan pribadi diperoleh dari perjuangan dan “problem solving” (penyelesaian masalah).” (Dr. Sydney Newton)


Jika hari ini Anda menemui kesulitan ingatlah “Kesulitan menunjukkan siapakah diri manusia yang sebenarnya.” (Epictetus)


Jika hari ini anda melihat orang bisa melakukan dengan mudah ingatlah siapapun mampu membawa mobil di lapangan yang luas.


Jika Anda menghadapi masalah yang amat hebatnya maka ingatlah “Bagi orang yang berjiwa besar, kekecewaan adalah ibarat air keatas logam yang sedang terbakar. Ia mengukuhkan, meneguhkan, dan menjadikan logam semakin kuat dan bukan mengeroposkannya.” (Eliza Tabor)


Jika Anda lahir dari rumah yang sederhana ingatlah “Abraham Lincoln menjadi besar bukan karena dilahirkan dalam pondok kayu, tetapi karena dia berhasil keluar dari pondok kayu tersebut.” (James Truslow Adams)


Jika Anda melihat ada orang yang tidak pernah gagal ingatlah mereka yang tidak pernah salah dan gagal adalah yang tidak pernah melakukan apa-apa.


Jika Anda melakukan kesalahan dan gagal ingatlah setiap orang hebat pernah salah, pernah gagal pernah kecewa. Kemudian bangkit dan hidup sukses bahagia.


Jika Anda tidak memiliki uang yang cukup, ingatlah setiap orang pernah merasakannya juga.


Jika Anda tidak lulus, ingatlah sayapun pernah tidak lulus dan drop out dari perguruan tinggi dan kemudian justru mendapatkan gelar Master di salah satu perguruan tinggi terkenal di Indonesia.


Jika kehidupan keluarga Anda dianggap gagal, ingatlah sayapun pernah dianggap keluarga yang gagal.


Jika Anda ditolak ketika melamar kerja. Ingatlah saya dan semua pekerja/wirausahapun pernah ditolak ketika melamar kerja dan akhirnya mengabdikan diri untuk menjadi wirausahawan.

Jika Anda bingung memulai kerja dari mana. Ingatlah sayapun memulai usaha dari rumah sendirian.

Jika Anda disakiti dan dihina, ingatlah jika itu tidak mampu membunuh kita justru akan semakin menguatkan kita.

Jika Anda ingin berbuat, ingatlah “Berbuatlah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya dan berbuatlah untuk akhiratmu seakan-akan engkau akan mati besok.” (Nabi Besar Muhammad)

Jika Anda ingin melakukan sesuatu mohonlah bantuanNya karena kemampuan Tuhan mencakup segalanya dan tidak ada yang mampu menghalangiNya.

Jika Anda telah berhasil dalam suatu tindakan ikutkanlah Tuhan dalam setiap keberhasilan dengan bersyukur dan bertindak kebaikan bagi alam.

Jika hari ini Anda mencari sesuatu dan tidak menemukannya. Jangan-jangan Andalah yang harus menciptakannya.

Jika hari ini Anda mencari buku dan tidak menemukannya. Jangan-jangan Andalah yang harus menulis buku tersebut.

Dan karena kata-kata ajaib yang diatas itulah yang membuat tulisan ini ADA  dihadapan Anda.
 

Dan tugas mulia Anda untuk melakukan hal yang sama dengan hebat dan dikenang dimasa depan…

Perjalanan bersejarah Anda...
Dimulai saat Anda sadar
Anda harus berbuat sesuatu
sebelum waktu kita habis...








TOP POST THIS MONTH

About The Blog - PRAKATA

Kutipan Motivasi Terbaik dalam Al Quran dan Al Hadist

Tempat Wisata Sehari di BSD City Serpong

Kumpulan Puisi Karya Asrulsani Abu

50 Kata Mutiara dan Motivasi dari Tokoh Dunia

Cara Memilih Rumah Tinggal di BSD

Inspiring Quote: Temani, Kasihi dan Dukung

Kata Mutiara & Motivasi Tokoh Dunia Asrul Sani Abu

Asrulsani Abu The Autobiography

Catatan Perjalanan ROAD TO MAKASSAR "The 7 Awareness Leadership Training"