Ada 2 Hambatan Wirausaha Muda Indonesia



Di Indonesia sebenarnya, sangat banyak orang yang menyukai bidang wirausaha dan memiliki jiwa kewirausahaan. 
Namun sayangnya, masih banyak hambatan atau kendala yang dihadapi para wirausaha terutama wirausaha muda yang baru memulai usahanya. 

Hambatan untuk menjadi wirausaha secara umum terbagi dua yaitu:
Hambatan Internal dan Hambatan External. 

Hambatan Internal adalah hambatan yang ada didalam diri para wirausaha muda Indonesia. Hambatan ini terdiri dari Hambatan Pikiran, Hambatan Hati dan Hambatan Spiritual serta hambatan Perilaku sang wirausaha sendiri. 

Hambatan Internal ini bisa dikurangi atau dihilangkan dengan cara mengikuti berbagai seminar, training atau pendidikan yang memberikan bantuan dan strategi dalam mengatasi hambatan internal ini. Dulupun saya masih sempat merasakan kegalauan (keraguan) dalam berwirausaha. Namun setelah terjun langsung dan melakukan semua aktifitas di bidang wirausaha yang kita sukai maka lama kelamaan akan muncul rasa cinta dan tanggung jawab untuk tetap berada di bidang usaha demi harapan yang lebih baik untuk keluarga dan Indonesia serta untuk kebaikan alam semesta. Tentunya selalu tetap belajar secara terus menerus untuk mengembangkan pikiran, hati, jiwa dan perilaku untuk menjadi yang lebih baik. 

Yang kedua adalah hambatan External. 
Hambatan ini berasal dari luar diri sang wirausaha muda. Biasanya para wirausahawan muda Indonesia mendapatkan hambatan dari lingkungan kelurga yang masih menganggap wirausaha beresiko dibandingkan menjadi pegawai. Hambatan lain yang ada diluar adalah hambatan kondisi di lapangan sesungguhnya, dimana terjadi banyak persaingan yang tidak sehat dalam berusaha di Indonesia. Hambatan lain adalah para wirausaha muda Indonesia masih kesulitan dalam hal Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen Sumber Daya Manusia dan lain sebagainya.

Untuk ini perlu adanya kebijakan pemerintah untuk mengatasi persaingan yang tidak sehat. Dengan menekankan pentingnya penegakan hukum bagi para pelaku wirausaha yang melakukan tindakan yang kurang positif dalam berusaha. Juga perlua adanya wadah atau organisasi yang bisa sinergi dengan pemerintah dan wirausaha yang berguna untuk membantu wirausaha muda Indonesia untuk mempertahankan dan melangsungkan usahanya hingga dapat terus berkembang sehingga bermanfaat bagi keluarga, masyarakat dan Indonesia pada umumnya. 


Postingan populer dari blog ini

Asrulsani Abu The Autobiography

My Books in Sani Library

Cara Memilih Rumah Tinggal di BSD

Tempat Wisata Sehari di BSD City Serpong

PUISI: Kau yang Berbohong, Aku yang Merasa

Visi Misi dan 9 Program Caleg Tangsel

99 My Wish and Dream