Manajemen Surga atau Manajemen Nerakakah Kita?

Manajemen adalah sebuah seni dalam menata kehidupan secara umum dan secara khusus adalah seni dalam mengelola perusahaan. 

Manajemen Surga adalah manajemen yang target akhirnya adalah surga. Sedangkan Manajemen Neraka targetnya adalah Neraka.

Manajemen Surga berorientasi pada pengabdian kepada Tuhan (God Oriented), sedangkan Manajemen Neraka berorientasi pada pengabdian kepada setan dan segala unsur yang dilarang oleh Sang Maha Suci.

Manajemen Surga merencanakan untuk hidup selamanya di Surga (Heaven Planning), sedangkan Manajemen Neraka merencanakan untuk hidup selamanya didunia dan di Neraka (Hell Planning).

Dalam menjalani kehidupan ini, seringkali kita terlupakan bahwa target kehidupan kita adalah Kehidupan Surgawi untuk itulah dibutuhkan Manajemen Surga guna mengelola kehidupan kita yang berbasis surgawi. 

Setiap manusia atau perusahaan yang memiliki basis Manajemen Surgawi akan sangat berbeda sistemnya dengan Manajemen berbasis Neraka. 


Jika didalam perusahaan kita yang diutamakan adalah materi kehidupan duniawi yang dituhankan, maka kita berada dalam Manajemen Neraka.

Namun jika perusahaan kita berbasis kebaikan, manfaat dan menata kehidupan yang lebih baik maka kemungkinan besar kita berada dalam Manajemen Surgawi. Inilah jalan yang benar dan jalan yang lurus. 

Manajemen Neraka membuat orang-orang yang berada didalamnya bagaikan orang-orang yang berada di Neraka. Tidak memakai hati nurani, tidak menggunakan perasaan dan tidak memiliki ketenangan apalagi kebahagiaan. 

Manajemen Neraka hanya mentuhankan materi dan kepentingan sesaat. Manajemen Neraka membuat orang-orang yang bekerja tidak mulia sebagai manusia malah menjerumuskan manusia ke lembah nista dan akan semakin terpuruk jika tidak segera dibantu dalam menemukan kembali Jalan yang Lurus ke Manajemen Surgawi.

Manajemen Neraka menghalalkan segala cara demi memuaskan nafsu setan yang sesaat. Dan orang-orang yang telah masuk dalam Manajemen Neraka ini akan sangat sulit keluar dari lingkaran setan Manajemen Neraka. Biasanya Manajemen Neraka akan memberikan iming-iming dan angan-angan duniawi yang sesaat. Bisa dengan sesuatu yang manis seperti wanita-wanita yang diperjual belikan dengan nilai yang murah ataupun bisa dimulai dengan pemberian awal berupa "rokok" dan hal-hal yang memiliki unsur candu agar kita terjerat dalam lingkaran setan tersebut. Jebakan utama dalam Manajemen Neraka adalah pergaulan yang salah.

Sangat tidak mudah jika seseorang telah masuk dalam lingkaran setan ini.  Orang-orang yang berada dalam manajemen neraka merusak diri dan kehidupannya mulai dari awalnya merokok, meminum minuman keras, bermain judi, hingga bermain wanita dan mempermainkan berkah kehidupan yang telah diberikan Allah kepadanya.

Dibutuhkan bantuan dari kerabat atau lingkungan agar dapat membantu orang-orang yang telah terjerat dalam lingkaran "Manajemen Neraka". 

Lain halnya dengan kondisi Manajemen Surgawi. Orang-orang yang bekerja dan berada dalam Manajemen Surga bekerja dengan target untuk ibadah kepada Allah. Karena target bekerja adalah sebagai perwujudan perintah Allah maka yang diperoleh adalah ketenangan, keberuntungan dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat kelak. 

Orang-orang yang berada dalam Manajemen Surga berisi orang-orang yang berlakuan baik dan saling memuliakan sebagai manusia antara satu dengan yang lainnya. 

Yang mereka cari bukanlah materi duniawi namun sebuah ketenangan dan keberkahan serta ridha Allah SWT. Tidak ada satupun orang yang ingin merugikan atau merusak kehidupan orang lain karena yang ada adalah keingingan yang tulus untuk menata kehidupan bukan malah merusak kehidupan. 

Manajemen Surga adalah sebuah seni yang mengelola hati dan fikiran serta jiwa agar tetap sesuai dengan target-target yang diberikan Allah SWT. 

Target Utama dalam kehidupan adalah untuk kembali ke Surga Allah SWT, dimana disanalah tempat terbaik yang kekal nan abadi. 

Jalan-jalan yang dilalui Manajemen Surgawi adalah sebuah Jalan yang Lurus bukan jalan yang berkelok dan bengkok.

Karena jalan yang lurus bagaikan sebuah jalan tol dengan Manajemen Surgawi maka yang ada adalah lingkungan yang bersih, rapi dan suci serta indah dipandang mata.

Setiap pandangan mengingatkan kita akan ketenangan sungai-sungai surgawi yang bening dan bersih.

Manajemen Surga adalah sebuah kebutuhan jiwa dan diri kita yang hakiki. 

Kita semua sesungguhnya membutuhkan cara-cara terbaik dalam mengelola hati dan jiwa kita agar tetap berada di Jalan yang Lurus, yaitu Jalan yang diridhai Allah SWT. 

 









Postingan populer dari blog ini

Asrulsani Abu The Autobiography

My Books in Sani Library

Cara Memilih Rumah Tinggal di BSD

Tempat Wisata Sehari di BSD City Serpong

PUISI: Kau yang Berbohong, Aku yang Merasa

Visi Misi dan 9 Program Caleg Tangsel

99 My Wish and Dream